Friday 24 November, 2017
Bentuk Peraturan Formal Investasi Properti Asing di Indonesia
Investasi Properti Asing Di Indonesia dan Segala Tantanganya

Bisnis properti dengan kepemilikan asing masih di naungi regulasi yang ketat, hal ini terjadi karena pemerintah harus menjaga status tanah Indonesia dan perekonomian dalam negeri. Investor asing saat ini hanya boleh mengantongi dokumen seperti SPPJB Surat Pengikat Perjanjian Jual Beli.

Di lain sisi, pemerintah membutuhkan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Mengenai Hak kepemilikan properti bagi orang asing masih merupakan tantangan.

Di sisi lain di Indonesia banyak sekali konsultan & kantor pengacara dan bisa membantu Pemodal asing untuk berinvestasi di Indonesia. Di bandingkan Malaysia, Singapore dan Thailand properti baik tanah, rumah maupun apartemen harganya masih lebih rendah. Di negara tetangga seperti Singapura nilai properti bisa 3 samapai 10X ipat di banding di Indonesia.

Terutama di Jakarta, Surabaya dan tentu di Bali banyak di minati investor Asing. Untuk jenis properti para pemodal asing masih diperboleh secara formal ialah properti jenis high rise apartemen. Investor asing memiliki standard sendiri mengenai properti yang mereka inginkan. Untuk landed properti masih di pagari regulasi yang ketat. Juga status mereka di Indoesia tidak bisa di berikan kelonggaran imigrasi yang memberikan kenyamanan untuk tinggal di Indonesia. Negara lain seperti Malaysia, Singapore dan Kanada telah memberi kemudahan investasi dengan memberikan izin tinggal.

Pelaku usaha properti di Indonesia masih menunggu payung hukum mengenai kepemilikan properti di Indonesia.

PROPERTY ADVERTISING:
Promosi dan Iklan produk Property anda di RumahMAX Property Network
Dengan rate yang murah anda bisa mempromosikan perusahaan dan produk property anda dengan tepat.
Hub Kami tomy@rumahmax.com
Bentuk Peraturan Formal Investasi Properti Asing di Indonesia