Friday 17 November, 2017
Pohon Kamboja Pemanis Taman
Menghiasi Taman Dengan Kamboja

Kamboja atau Plumeria acuminata pada awalnya tidak begitu populer sebagai tanaman hias. Diawal pohon ini mulai digunakan sebagai elemen pada penataan lansekap, orang masih memandang sebelah mata. Maklum saja, kamboja (berdaun putih) lebih akrab dikenal masyarakat sebagai pohon yang sering menghiasi pekuburan. Kesan angker lekat sekali dengan pohon cantik ini. Dulu, alasan pohon kamboja banyak ditanam di pekuburan Belanda karena bisa mengusir rayap yang sering menggerogoti peti mati.

Di jalan menuju Graha Bintaro, Tangerang. Jika anda sedang mencari aneka tanaman hias di sanalah. Pedagang tanaman hias mengisi kavling-kavling kosong, berderet-deret tidak terputus sepanjang beberapa kilometer. Di dekat Masjid Bani Umar yang megah saya menemukan kavling berisi pohon-pohon kamboja 'tua'. Terlihat dari batang pohonnya yang berdiameter besar dan kadang sudah membentuk fosil yang eksotik. Harga sebuah pohon ditentukan oleh bentuk batang dan liukkan dahannya. Pohon-pohon ini didatangkan dari Jawa, Bali dan Madura.

Pohon Kamboja Bali bunganya sangat khas, pohon ini hampir ada di setiap rumah di bali tapi pohon kamboja belum jadi maskot kota Denpasar, kalau Belanda ada bunga tulip, rasanya Denpasar bisa jadi kota bunga pohon kamboja oleh karenanya saya sarankan pada daerah wisata misalnya sanur Jl. Tamblingan, Jl. Danau Poso, sekitar Banjar Semawang dan sekitarnya, tiap beberapa meter tumbuh pohon kamboja, bila sedang berbunga luar biasa indah dan apabila berguguranpun wow masih ada keindahan yang terpanjar.

Pohon Kamboja Pemanis Taman