Monday 18 December, 2017
2010, laba bersih Sentul City naik 25 kali lipat
JAKARTA - Laba bersih perusahaan properti PT Sentul City Tbk (BKSL) selama 2010 meroket hingga 25 kali lipat menjadi Rp65,49 miliar dari sebelumnya hanya Rp2,46 miliar pada 2009.

Berdasarkan publikasi neraca keuangan konsolidasi yang dikirimkan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), lonjakan laba bersih tersebut terutama ditopang oleh kenaikan pendapatan bersih perseroan sebesar 172,69 persen menjadi Rp443,55 miliar dari Rp162,66 miliar pada 2009.

Seiring dengan pendapatan bersih, beban pokok pendapatan perseroan juga ikut naik 176,26 persen menjadi Rp231 miliar dari sebelumnya Rp83,61 miliar. Beban usaha perseroan juga meningkat 33,52 persen menjadi Rp75,69 miliar dari Rp56,69 miliar.

Meski demikian, kenaikan beban pokok pendapatan dan beban usaha tersebut tidak membuat laba kotor dan laba usaha perseroan turun. Sebaliknya, laba kotor perseroan meningkat 168,89 persen menjadi Rp212,54 miliar dari perolehan tahun sebelumnya Rp79,04 miliar.

Adapun laba usaha perseroan melejit 512,29 persen menjadi Rp136,84 miliar dari pencapaian perseroan pada 2009 sebesar Rp22,35 miliar.

Sementara itu, dari pos beban lain-lain, perseroan membukukan tambahan beban sebesar 159,95 persen menjadi Rp33,38 miliar dari Rp12,84 miliar pada 2009. Peningkatan beban lain-lain itu terutama ditopang oleh beban pajak perseroan yang melonjak hingga 10 kali lipat menjadi Rp35,88 miliar dari sebelumnya hanya Rp3,19 miliar.

Pada perdagangan hari ini, emiten dengan kode saham BKSL ini berada di level Rp105, naik 2,94 persen atau setara dengan 3 poin dan membentuk kapitalisasi pasar sebesar Rp3 triliun.

2010, laba bersih Sentul City naik 25 kali lipat