Sunday 17 December, 2017
Meneropong Bisnis Properti Di 2012
Di antara terpaan badai ekonomi yang melanda USA dan Europa, keadaan di Indonesia masih sangat kondusif, bahkan suku bunga terendah dalam sejarah. Ini berarti developer masih sangat aktif melakukan investasinya dan pasar akan menyerap produk mereka.

President Director & CEO PT Bakrieland Development Tbk, Hiramsyah S Thaib, berpendapat, krisis Eropa dan AS saat ini tidak akan berdampak besar bagi ekonomi di Indonesia "Kita tahu, rumah bagi masyarakat di Indonesia telah menjadi kebutuhan pokok. Kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 700 ribu, namun kemampuan pemerintah dan swasta menyediakan rumah bagi masyarakat masih terbatas. Jadi, peluang bisnis masih ada dan tak perlu takut terkena krisis," ujarnya, di sela-sela talkshow Indonesia Economic & Business Outlook 2012, di Nusa Dua, Jumat.

Permintaan perumahan di Indonesia Melebihi 700 ribu unit pertahun dan pasar perumahan di Indonesia akan justru membaik, dengan berbagai variasi produk dari para developer dan masih adanya berbagai program dari pemerintah dan Institusi lain.

"BI Rate sangat berpengaruh di bisnis ini mas" Ungkap Pak Tri Mulyono Pengembang dari Alam Nirwana Sigura-gura Malang.
Meneropong Bisnis Properti Di 2012