Monday 18 December, 2017
Sejarah Kayu Jati Dalam Arsitektur Indonesa
Jati atau dalam bahasa Inggris di sebut Teak wood adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar dan berbulu yang menguning dan rontok di musim kemarau.

Kayu jati merupakan kayu kelas satu karena kekuatan, keawetan dan keindahannya. Secara teknis, kayu jati memiliki kelas kekuatan I dan kelas keawetan I. Kayu ini sangat tahan terhadap serangan rayap dan air di sebabkan kandungan semancap minyak dalam seratnya

Popularitas Jati tidak hanya di Jawa Namun, di Indonesia sendiri, jati Jawa menjadi primadona. Tekstur jati jawa lebih halus dan kayunya lebih kuat dibandingkan jati dari daerah lain di negeri ini. Produk-produk ekspor yang disebut berbahan Java Teak. Jati jawa, khususnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur sangat terkenal dan diburu oleh para kolektor di luar negeri.

Kayu Jati merupakan salah satu dari bagian tradisi masyarakat Jawa. Dia kerap digunakan dalam struktur bangunan. Rumah-rumah tradisional Jawa, seperti rumah joglo Jawa Tengah, menggunakan kayu jati di hampir semua bagiannya: tiang-tiang rumah , rangka atap rumah, hingga ke dinding-dinding rumah berukir.

Sejarah Kayu Jati Dalam Arsitektur Indonesa